Unsurunsur ini dapat meliputi panjang busur, luas tembereng, garis singgung dan luas juring lingkaran. Hubungan ini terbentuk karena sudut keliling dengan sudut pusat lingkaran menghadap pada arah busur yang sama. Oleh karena itu apabila telah mengetahui besar sudut pusatnya, maka dapat kita ketahui pula sudut kelilingnya karena mengarah Rumusyang dipakai adalah rumus yang ada sudut dan luas juring, karena yang diketahui besar sudut dan dicari luas juring. Untuk yang panjang busur tidak dipakai. § 90 dan 360 disederhanakan menjadi 1 banding 4 § kalikan silang 1 dan 154, kemudian kalikan silang luas juring dengan 4 § Untuk mendapatkan luas juring, 154 dibagi dengan 4 1 Bagaimana hubungan antara sudut pusat dengan panjang busur lingkaran? 2. Bagaimana hubungan antara sudut pusat dengan luas juring lingkaran? Jika ada pertanyaan lain yang muncul di benak kalian, silakan disampaikan kepada guru di kelas. =+ Ayo Kita Menggali Informasi Pada kegiatan ini, akan kita cari tahu hubungan antarsudut pusat dengan ContohSoal Tentang Hubungan Antara Sudut Pusat, Panjang Busur, Dan Luas Juring Perhatikan Gambar di atas. Diketahui panjang jari-jari OA = 28 cm. Jika besar ∠ AOB = 90°, hitunglah 1. panjang AB ; 2. luas juring OAB; 3. luas tembereng AB. Penyelesaian: 1. Panjang AB = (∠ AOB/360°) x 2πr Panjang AB = (90°/360°) x 2 x 22/7 x 28 cm Hubunganantara sudut DPE dan sudut DFE yaitu DPE = 2 DFE Sehingga (5x - 10)° = 2 x 70° 5x - 10 = 140 5x = 140 + 10 5x = 150 x = = 30 5x = 150. x = = 30. Konsep Kilat. Unsur-Unsur Lingkaran. Sudut Pusat dan Sudut Keliling. Keliling dan Luas Lingkaran. Panjang Busur dan Luas Juring. Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher di sesi Live B Memahami Hubungan antara Sudut Pusat dengan Sudut Keliling yang Menghadap Busur Sama C. Memahami Hubungan antara Sudut Pusat dengan Panjang Busur dan Luas Juring; Bab 10 Bangun Ruang Sisi Datar A. Menentukan Luas Permukaan Kubus dan Balok B. Menentukan Luas Permukaan Prisma C. Menentukan Luas Permukaan Limas D. Menentukan Volume Kubus dan Balok C HUBUNGAN ANTAR SUDUT PUSAT DENGAN SUDUT SATU PUTARAN, D. HUBUNGAN ANTAR SUDUT PUSAT, PANJANG BUSUR, DAN LUAS JURING PADA DUA JURING LINGKARAN Apabila persamaan (1) dibagi oleh persamaan (2) akan diperoleh hasil sebagai berikut. Perbandingan antara besar sudut pusat, panjang busur, dan luas juring pada dua juring lingkaran berbeda Sudutpusat α menjadi variabel yang penting dalam menentukan panjang busur, luas juring, dan luas tembereng. Perhatikan gambar di atas. Pada lingkaran tersebut terdapat dua buah juring, yaitu AOB dengan sudut AOB = 30º dan juring kedua COD dengan sudut COD = 120º. 47.2 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan hubungan sudut pusat, panjang busur dan luas juring C. Tujuan Pembelajaran . 1. Melaui pendekatan Open-Ended siswa dapat menemukan hubungan sudut pusat dan panjang busur dengan benar; 2. Diberikan permasalahan, siswa dapat menyelesaikan hubungan sudut pusat dan luas juring dengan benar Padakegiatan sebelumnya kita telah mengamati hubungan antara busur dengan sudut pusat, sekarang mari kita amati hubungan antara juring dengan sudut pusat bersesuaian untuk menentukan rumus luas juring pada lingkaran. Dari kegiatan mengamati diatas diperoleh hubungan sudut pusat, panjang busur dan luas juring seperti pada tabel berikut. vqQ3.